Baru Tahu, Ternyata Ini Perbedaan Wifi dan Hostpot

Apa sih perbedaan Wifi dan hotspot? keduanya disejajarkan secara bersamaan, bahkan kebanyakan orang semua beranggapan bahwa fungsi keduanya sama dalam memberikan akses koneksi dan data internet. Ternyata keduanya cukup berbeda, baik dalam tujuan pembangunan, penggunaan dan cakupannya.

Perbedaan di antara keduanya, bukan menjadi suatu hal yang kontra namun menjadi saling melengkkapi satu sama lain, bisa diibaratkan tidak ada salah satunya akan berakibat fatal terhadap transaksi trafik jaringan data dan penyebaran.

Apa Sih Wifi Itu (Wireless Fidelity)?

Wifi Atau Wireless Fidelity merupakan suatu Protokol Teknologi Komunikasi tanpa kabel (Nirkable) yang banyak digunakan oleh masyarakat (user) dalam jaringan Area Lokal/kecil biasanya rumahan (residence), area kantor, kampus, Cafe dan cakupan jaringan LAN (local Area Network) lainnya.
Jaringan Wireless sudah menjadi bagian dari gaya hidup, bahkan menjadi kebutuhan primer (pokok) masyarakat modern yang mobile pada saat ini, artinya dapat ditemukan diberbagai kegiatan, tempat dan menjadi daya tarik sendiri bagi pelaku bisnis seperti restoran, kedai kopi, hotel, rumah kost, dan sejenisnya.

Akses jaringan data tanpa kabel atau yang sering disebut wifi, memberikan kemudahan bagi pengguna tanpa harus memikirkan infrastruktur kabel dan lajur penyebarannya. Apalagi saat inikonfigurasi wifi yang tidak terlalu rumit untuk skala rumahan, terutama siap pakai jika berlangganan layanan ISP (Internet Service Provider). Seperti Indihome, Biznet, Firstmedia, dan lain sebagainya. Media jalurnya menggunakan frekuensi radio, tersebar baik ke berbagai sudut ruangan cakupannya jika tidak ada gangguan seperti tembok, kaca atau interferensi dari perangkat lainnya.

Memberikan dukungan pilihan chanel atau band yaitu 2,4 Ghz dan 5 Ghz, perbedaannya dimana? Perbedaannya hanya terletak pada protokol dan rate yang bisa dicapai.
Keamanan fitur yang diberikan seperti layanan WEP (Wired Equivalen Privacy) sebagai proteksi jaringan, dan WPA (WFI Protected Access) Sebagai pencegah dari kerentanannya, lainya seperti WPA2 Personal dan WP2-Pre-share-key, serta isolated. Wifi juga tak hanya digunakan sebagai akses data internet, namun komunikasi dengan perangkat elektronik yang mendukung lainnya bisa dilakukan seperti printer, atau console video game, bahkan smart home.

Agar terhubung ke jaringan Wifi sangatlah mudah, pengguna dapat mengoneksikan perangkat yang dimiliki dengan SSID (Service set identifier) atau nama wifi yang tersebar dan menikmati layanan internetnya setelah berhasil tersambung.

Bagaimana Dengan Hotspot?

Hotspot adalah sebuah lokasi fisik yang menyediakan akses internet untuk pengguna (user) dengan menggunakan perangkat Wifi. Selain itu wifi koneksi dapat dilakukan bisa melalui kabel LAN, dimana titik akses tersambung ke perangkat gateway atau router.
Akses pribadi juga dapat dilakukan melalui Kabel USB, misalnya perangkat mobile phone (Hand Phone) ke komputer yang sering di sebut dengan tethering.
Hotspot juga dapat disajikan untuk layanan publik, contohnya layanan pada instansi seperti Cafe, Kampus, sekolah, restoran, Hotel, Rumah Kost, area publik dan kantor, yang biasanya memiliki halaman login (Captive Portal) untuk terhubung dengan gratis maupun berbayar dengan voucher.

Kekurangannya dimana? Kekurangannya terletak pada akses publik adalah keamanannya, enkripsi terhadap data sangat bervariasi dan cenderung longgar sehingga rentan terhadap peretas untuk mengambil alih kendali dari penggunanya. Mungkin dengan layanan berbayar berbasis voucher akan sedikit menemukan perbedaan dari kerentanannya.
Pengguna biasanya yang telah tersambung ke wifi akan teralihkan ke halaman login dari hotspot tersebut untuk mendapatkan koneksi internet.

Hal Mendasar Perbedaan Wifi dan Hotspot

Mengenalnya akan mempermudah gambaran perbedaan keduanya, secara garis besar berikut beberapa poin yang dapat di ketetahui:

Wifi

1. Merupakan suatu Protokol komunikasi nirkable yang digunakan untuk menyebarkan koneksi internet.
2. Interkoneksi yang digunakan oleh perangkat nirkable dengan titik akses.
3. Lebih Cepat dibandingkan Hotspot, berdasarkan pengalaman pengguna pada beberapa kasus.
4. Dapat dibangun oleh layanan penyedia lokal atau personal sehingga tidak terlalu melibatkan instansi atau penyedia tertentu, seperti provider internet.
5. Dari sisi tingkat keamanan lebih baik dan kuat dibandingkan Hotspot.
6. Mendukung frekuensi dual band yaitu 2,4 Ghz dan 5 Ghz.
7. Pada Umumnya berada pada akhir dari jalur sebaran layanan internet.

Hotspot

1. Menyediakan koneksi internet yang disebarkan melalui device hotspot.
2. Hotspot menyediakan jalur akses ke perangkat Router, sehingga koneksi internet bisa didapatkan.
3. Harus menggunakan perangkat Wifi sebagai sebarannya jika tanpa bantuan perangkat tambahan seperti mikrotik yang dapat memanajemennya via jalur LAN.
4. Disediakan oleh instansi dan penyedia seperti sekolah, kantor kampus, hotel dan area publik lainnya.
5. Kebanyakan pengguna kurang aman dibandingkan wifi karena aksesnya bersifat umum atau sebagai layanan publik.
6. Biasanya Menggunakan Landing Page atau halaman muka dan menggunakan User login untuk menikmati layanan internet gratis.
7. Berperan sebagai ujung tombak dari penyebaran koneksi internet.

Beberapa istilah sering disebut, misalnya seperti ” Hotspot tidak akan ada tanpa wifi namun wifi masih bisa ada tanpa hotspot” . Walaupun pada prinsipnya hotspot masih bisa berfungsi pada jaringan area LAN menggunakan kabel dengan bantuan perangkat Mikrotik dan dukungan lainnya.

Perbedaan wifi dan hotspot menjadi bagian pengguna menyebarkan atau mendapatkan koneksi dari layanan internet, akses dan manajemennya perlu menjadi perhatian khusus untuk mencatat suatu tujuan yang ingin dicapai.
Tingkat lanjut dari itu, kostumasi pada hotspot dapat dilakukan seperti membangun sistem voucher dengan bandwidth role manajer yang bervariasi. Bagaimana menurut Anda menanggapi perbedaan wifi dan hotspot ini? Makin paham kan?

#jasapasangjaringan
#pasangrouterwifi
#pasangwifikost

+6285155422877 (WA Only)

Comments